What is Recount? – Pengertian Recount Text

Pengertian recount text bahasa Inggris untuk menjawab pertanyaan “What is recount?” bisa berangkat dari pembagian dasar sebuah teks. Semua wacana pada awalnya hanya dibedakan menjadi naratif, descriptif, dan argumentatif. Pada kelompok naratif, ada beberapa text types yang biasa kita pleajari yaitu, narrative text, news item text, spoof text, anecdote text, dan recount text.

Meski ada dalam kelompok yang sama yaitu KARANGAN NARATIF dan berfungsi untuk menceritakan kembali kejadian di waktu yang lampua, ke lima text types diatas ditulis dengan generic structure yang berbeda. Perbedaan cara menulis ini karena tujuan dari masing-masing teks itu juga berbeda.

Recount text dibedakan dengan jenis teks lainnya dalam kelompok  naratif karena recount ini lebih menitik beratkan pada urutan kejadian peristiwa. Makanya dialam teks recount tidak ditemukan berbagai permasalahan yang dieksplor oleh penulis.

Fungsi dan Tujuan Recount Text Dalam Bahasa Inggris

pengertian komplit recount text
Pengertian teks recount harus meliputi jenis, generic structure dan contohnya

Pengertian RECOUNT TEXT adalah tulisan yang menggambarkan pengalaman yang telah berlalu dengan cara menceritakan kembali peristiwa-peristiwanya berdasarkan urutan waktu terjadinya. Recount text ditulis berguna untuk menceritakan kembali peristiwa yang terjadi agar bisa diketahui oleh pembaca atau menjadi hiburan.
Definition of Recount
Recount is a text which retells events or experiences in the past. Its purpose is either to inform or to entertain the audience. There is no complication among the participants and that differentiates from narrative

Catatan paling penting dalam pengertian diatas adalah tidak adanya komplikasi dalam semua jenis teks recount bahasa Inggris

Macam Macam Teks Recount dalam Bahasa Inggris
Seperti halnya dengan narrative, Teks bahasa Inggris berjenis recount ini juga mempunyai beberapa macam, yaitu:

1. Personal Recount Text
Personal recount adalah teks recount yang menceritakan peristiwa dalam kerangkah pengalaman pribadi penulis. Pada bentuknya personal recount ini bisa kita temukan pada diary atau catata harian seseorang, atau sebuah biografi.

2. Factual Recount Text
Factual recount adalah sebuah paparan kejadian yang nyata. Ini bisa berbentuk sebuah laporan peristiwa yang benar terjadi seperti laporan kepolisian, laporan percobaan ilmu pengetahuan, catatan peristiwa sejarah, dan ulasan laporan yang terjadi sebagai pistiwa budaya.

3. Imaginative Recount Text
Imaginative recount adalah teks recount yang memaparkan peristiwa namun lebih karean hasil imaginasi penulis. Ia membuat lakon imaginative lalu menuliskan peristiwa-peristiwa yang terjadi

Generic Structure of Recount Text
Setiap jenis teks mempunyai generic structure yang berbeda. Struktur ini berbeda karena tujuan dan fungsi teks juga berbeda. Struktur dipilih untuk mencapi tujuan teks tersebut ditulis. Adapun generic structure dari teks berbentuk recount adalah:

1. Orientation: Introducing the participants, place and time
Ulasan singkat tentang apa siapa, dimana dan kapan. Dari wal paragraf pembaca bisa menebak isi keseluruahn dari teks itu.

2. Series of Events: Describing series of event that happened in the past
Penggambaran peristiwa dami peristiwa secara berurutan berdasarkan waktu terjadinya atau fungsinya.

3. Reorientation: It is optional. Stating personal comment of the writer to the story
Meski bersifat pilihan (optional), fase terkhir dari teks recount ini sangat penting karena menetukan apa yang akan ditangkap oleh para pembaca. Pembaca bisa menyetujui atau malah menolah kesan penulis dari sekian rangkaian peristiwa

Language Feature of Recount Text
Sama halnya dengan generic structure, language feature setiap jenis teks juga cenderung berbeda. Meskipun demikian, ciri bahasa ini sifatanya hanya “dominantly”  tidak pasti harus memenuhi semua unsur language feature tersebut. Ciri bahasa teks berbentuk recount biasanya:

1. Introducing personal participant; I, my group, etc
Sering sekali teks recount memakai orang pertama dan ketiga sebai sudut pandang. Teks recount biasanya menggunakan kata ganti (personal pronoun) sebagai pelaku peristiwa

2. Using chronological connection; then, first, etc
Karean berfungsi untuk menceritakan kembali peristwa di masala lamapau, maka urutan peristwa tersebut menjadi perhatian utama teks recount. Untuk mewujudkan itu, dibantulah dengan berbagai macam connective bahasa Inggris yang mempunayi makna order atau urutan terrjadi

3. Using linking verb; was, were, saw, heard, etc
Agak mengherankan diawal awal pemeahaman kita jika teks recoutn harus menggunakan banyak linking verb. Tetapi jika kita memahami konsep penggunaan personal participant sebagaimana disebukan diatas, maka kita akan tahu betapa pentingnya fungsi linking verb dalam semua contoh recoutn text

4. Using action verb; look, go, change, etc
Hampir semua jenis teks cerita pasti menggunakan action verb. Hal ini digunakan untuk memberi penekanan pada kegiatan dan peristiwa yang yang dilakukan oleh para pelaku cerita

5. Using simple past tense
Inilah language feature yang paling pokk dalm teks bentuk recount dan kelompok naratif lainnya. Penggunaaan past tense menjadi suatu keharusan sekaligus kelogisan berfikir bawah peristiwanya terjadi di waktu lampau maka juga harus menggunakan grammatical feature yang mendukung pamknahan tersebu. Menjadi lucu sekali bercerita tentang pengalam tetapi disampaikan dengan future tense.

Contoh Recount Text Pendek Bahasa Inggris
Dalam membuat contoh, sebenarnya recount text adalah tegolong yang paling mudah. Kita hanya perlu mendata kembali semua peristiwa yang tejadi pada pengalama kita tersebut. Untuk lebih banyak lagi lihat kumpulan contoh recount text terbaik dan  dan ulasan perbedann contoh recount denan teks lainnya:

Demikian belajar bahasa Inggris ulasan panjang lebar tentang pengertian recount text. Pertanyaan “What is recount?” memang mudah dijawab dengan singkat namun akan tetap meninggalkan tanda tanya jika dikaitkan dengan perbedaan dengan jins teks bahasa Inggris lainnya. Kalu pengertian teks recount itu kita awali dengan pembagian dasar jenis teks, semua kan nampak lebih gamblang, jelas, dan mudah dimengeti. Semoga membatu.

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *