Contoh NARRATIVE TEXT FABLE – Story of Mouse Deer and Elephant

Note on the generic structure:
Setiap cerita ataupun tulisan bisa dimasukkan sebagai contoh narrative text asal memenuhi unsur generic structure sebagai berikut:
1. Orientation: Pengenalan tokoh cerita kapan dan dimana terjadinya. Pada cerita si kancil dan gajah diatas, jelas dinyatakan bahwa orientasinya adalah si kancil itu sendiri dan seekor gajah  disuatu waktu.
One day, there was a mouse deer. He was trapped in a hole that had been made by a group of hunters.

2. Complication: Pertentangan atau permasalahan. Konsep dasar masalah keinginan yang tidak seperti kenyataan. Si kancil ingin keluar dari jebakan tapi tidak bisa. Pun si gajah tidak tahu cara menolong si kancil.
The mouse deer screamed for help but no one heard him.
He  was happy and asked for help but the elephant  was not smart enough to help him.

3. Resolution: Pada akhirnya dengan sedikit tipu daya, si kancil bisa keluar dari jebakan sementara si gajah si penolong mlah terjebah sendiri.
He was free and leaving the elephant trapped in the hole in turn.

Pelajaran moral yang bisa kita ambil:
Banyak nilai moral yang bisa dipelajari dari contoh narrative text fable diatas. Prilaku si kancil memang cerdik dan pintar tapi dalam konteks cerita diatas, kita tidak perlu mencontohnya. Setiap kita harus berusaha berbuat baik. Menolong adalah sikap yang terpuji. Namun hati-hati kalau kita sendiri tidak waspada, bisa jadi malah menjadi korban. Maka mempunyai sikap terpuji dan niat baik saja tidaklah cukup. Kita juga harus smart.