Story of Red Hen: Contoh Narrative Text Pendek Fable dan Moral Value

Cerita the Red Hen ini adalah salah satu kumpulan contoh narrative text pendek dalam bahasa Inggris yang berupa sebuah fable. Apakah fable itu? Ya fable adalah cerita tentang masyarakat binatang. Mereka diberi atribut oleh penulis cerita layalknya masyarakat manusia pada umumnya.

Pelajaran yang didiapat dari cerita narrative adalah sebuah nilai moral yang baik bagi kemanusiaan. Kebaikan ini menjatanggung jawab dan tujuan teks narrative. Itulah kenapa kita yang sedang duduk di bangku sekolah banyak belajar  tentang text cerita narrative

Cerita fable berikut berisi tentang ajakan untuk selalu bergotong royong, tentang rasa, sama beban, tidak boleh berat sebelah. Ketika kita menharapkan hak dipenuhi, maka kita juga harus melakukan tanggung jawab dan kewajiban. Itulah maksud dari cerita narative the Red Hen ini. Baiklah biar gak penasaran inilah cerita pendek narrative text fable
Story of The Red Hen

contoh narrative text [endek sekali
Cerita fable ayam merah yang bekerja keras sementara binatang lain hanya inin numpang makan
Once upon a time, there was a Red Hen lived in a farm with her chickens. She also lived with the other neighbours, the Goose and the Duck.

One day, she found a grain of wheat. So she asked her neighbours, the goose and the duck, “Who will plant this wheat?” And no one wanted to plant the wheat. So she planted the grain of wheat herself.When the wheat was ripe she said, “Who will take this wheat to the mill?” And, again, no one wanted to do it. So she took the wheat to the mill. When she brought the flour home she said, “Who will make some bread with this flour?” And as predicted, no one would like to do it.When the bread was baked, she said, “Who will eat this bread?” This time it was different. They said “I will, I will.”

“No, you won’t,” said the Red Hen. “I shall eat it myself. Cluck! cluck!” And she called her chickens to eat the bread together.
Terjemahan Story of Red Hen
Sekali waktu, ada ayam merah yang tinggal di sebuah peternakan dengan keluarganya. Dia juga tinggal dengan tetangga lainnya, angsa dan bebek.

Suatu hari, ia menemukan benih gandum. Maka dia bertanya kepada tetangganya, angsa dan bebek, “Siapa yang mau menanam gandum ini?” Dan tak seorang pun ingin menanam gandum itu. Maka dia sendiri yang menanam butiran gandum itu.

Ketika gandumsudah  matang, dia berkata, ” Hayo siapa yang akan membawa gandum ini ke pabrik?” Dan, sekali lagi, tak seorang pun mau melakukannya. Jadi diasendiri yang memanem dan membawa gandum ke pabrik. Ketika dia membawa tepung gandum itu kerumah, dia berkata, “Siap yang mau membuat roti dengan tepung ini?” Dan seperti yang diperkirakan, tak seorang pun ingin melakukannya.

Ketika roti sudah matang, dia berkata, “Hayo siapa yang  akan makan roti ini?” Kali ini berbeda. Mereka semua berkata “Aku, aku akan makan.”

“Tidak, kalian tidak boleh makan,” kata ayam merah. “saya akan makan sendiri. Keok! keok!” Dan dia panggil keluarga untuk makan roti bersama-sama.

Begitulah contoh narrative text pendek fable cerita ayam merah dan keluarganya yang bekerja keras sepanjang waktu untuk menghidupi diri dan keluarganya. Sementara hewan lain bebek dan angsa hanya ikut numpang, tidak mau bekerja, tapi mau ikut makan. Prilaku bebek dan angsa itu tidak patut untuk ditiru. ITulah pelajaran moral yang bisa dipetik dari cerita fable narrative pendek ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *