Contoh NARRATIVE TEXT FABLE – Story of Mouse Deer and Elephant

Contoh narrative text itu banyak jenis nya, bisa berupa cerita fable, legenda, cerita peri (fairy tales), dan cerita fiksi lainnya. Dari semua jenis cerita narrative bahasa Inggris tersebut, fable menjadi cerita yang paling diminati. Cerita tentang hewan ini begitu populer sejar George Orwell, penulis novel asal Inggris menerbitkan novel sindirannya yang berjudul animal farm.

Tidak ada bosannya ketika harus membaca cerita terutama berbagai macam cerita para hewan yang berprilaku seperti manusia. Cerita model begini ini disebut dengan Fable. Cerita fable masuk dalam kategory jenis teks narrative. Karena sebagai salah satu jenis teks narrative, maka fable juga harus memnuhi dan mengandung unsur pertentangan diantara para tokoh binatangnya.

Seri ketiga dari cerita si kancil dalam bahasa inggris adalah NARRATIVE TEXT –  Fable Story Mouse Deer and Elephant. Seperti diketahui bersama cerita binatang menjadi bagian dari jenis teks narrative karena memenuhi element schematic structure yaitu Orientation, Complication, dan Resolution. Cerita kancil dalam bahasa inggris sebelumya adalah si kancil mencuri timun yang juga dilenkapi dengan analisa generic structure sehingga bisa dipakai untuk memeperkaya pengetahuan kita tentang narrative text. Dan dibawah ini diberikan 1 lagi contoh tentang sepak terjang si kancil yang punya label hewan pintar cerdik tersebut.

Bagi yang masih bingung apa dan bagaimana teks naratif itu ditulis, apa pengertian dan bagimana teks itu ditulis, baca dulu beberapa artikel berikut.

Da paham kan? Mari kita liaht cerita kancil yang dikenal cerdik namun juga sering bikin masalah dan ulah. Here we go!

The Story of Mouse Deer and Elephant – Example of Narrative Fable

narrative text falbe mouse deer and elepahnt
Cerita fablemouse deer dan elephant sebagi contoh teks narrative bahasa Inggris

One day, there was a mouse deer. He was trapped in a hole that had been made by a group of hunters.
The mouse deer screamed for help but no one heard him. It was hopeless for him to escape from the trap. He waited and waited and finally  an elephant came. He  was happy and asked for help but the elephant  was not smart enough to help him. The elephant did not know how to do.
In the end, the mouse deer got a bright idea. He said to the elephant, “Come down here! Come down to this hole so you can help me get out!” Foolishly The elephant agreed and followed the mouse deer’s order. The elephant jumped down to the hole.
Of course the mouse deer quickly hopped on the elephant’s body and then hopped out of the hole. He was free and leaving the elephant trapped in the hole in turn.

Terjemahan Contoh Narrative Text tentang Story of Mouse Deer and Elephant

Suatu hari, hidupla kancil. Ia sedang terjebak didalam sebuah lubang yang telah dibuat oleh sekelompok pemburu.
Kancil tersebut berteriak meminta tolong, tapi tidak ada yang mendengarnya. Tidak ada harapan lagi baginya untuk bisa lepas dari perangkap lobang itu. Iapun menunggu dan menunggu dan akhirnya seekor gajah datang. Kancil tersebut merasa senang dan meminta pertolongan gajah tapi gajah itu tidak cukup cerdas untuk bisa membantunya. Gajah itu tidak tahu bagaimana cara menolongnya.
Pada akhirnya, kancil pun punya ide cemerlang. Ia berkata kepada gajah, Ayo ke sini! Ayo masuklah ke lubang ini sehingga kamu bisa membantu aku keluar dari lobang iniBodohnya Gajah itu, menyetujui dan mengikuti perintah kancil tersebut. Gajah itupun melompat kedalam lubang.
Tentu saja kancil tersebut dengan cepat melompat ke atas tubuh gajah tersebut kemudian melompat keluar dari lubang. Iapun bebas dan meninggalkan gajah sendirian terjebak di dalam lubang itu pada akhirnya.

Note on the generic structure:
Setiap cerita ataupun tulisan bisa dimasukkan sebagai contoh narrative text asal memenuhi unsur generic structure sebagai berikut:
1. Orientation: Pengenalan tokoh cerita kapan dan dimana terjadinya. Pada cerita si kancil dan gajah diatas, jelas dinyatakan bahwa orientasinya adalah si kancil itu sendiri dan seekor gajah  disuatu waktu.
One day, there was a mouse deer. He was trapped in a hole that had been made by a group of hunters.
2. Complication: Pertentangan atau permasalahan. Konsep dasar masalah keinginan yang tidak seperti kenyataan. Si kancil ingin keluar dari jebakan tapi tidak bisa. Pun si gajah tidak tahu cara menolong si kancil.
The mouse deer screamed for help but no one heard him.
He  was happy and asked for help but the elephant  was not smart enough to help him.

3. Resolution: Pada akhirnya dengan sedikit tipu daya, si kancil bisa keluar dari jebakan sementara si gajah si penolong mlah terjebah sendiri.
He was free and leaving the elephant trapped in the hole in turn.
Pelajaran moral yang bisa kita ambil:
Banyak nilai moral yang bisa dipelajari dari contoh narrative text fable diatas. Prilaku si kancil memang cerdik dan pintar tapi dalam konteks cerita diatas, kita tidak perlu mencontohnya. Setiap kita harus berusaha berbuat baik. Menolong adalah sikap yang terpuji. Namun hati-hati kalau kita sendiri tidak waspada, bisa jadi malah menjadi korban. Maka mempunyai sikap terpuji dan niat baik saja tidaklah cukup. Kita juga harus smart.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *